Terapi Utama secara cepat dan persisten untuk Memperbaiki semua derajat ensefalopati hepatik.
Komposisi :
Setiap 1000 mL Aminoleban Infus, mengandung :
Asam Amino : 7,99 %
Asam Amino Rantai Cabang : 35,5 %
Arginin : 7,3 g
Rasio Fischer : 37,05
Rasio E/N : 1,09
Total Nitrogen : 12,2 g/L
Na+ : kurang lebih 14 mEq/L
Cl- : kurang lebih 94 mEq/L
Osmolaritas : 768 mOsm/L
Indikasi :
Terapi untuk ensefalopati hepatik pada pasien-pasien penyakit hati kronis.
Dosis dan Cara pemberian :
Dewasa : 500 – 1000 mL melalui drip intravena . Pada orang dewasa kecepatan pemberian infus perifer yang lazim adalah 500 mL selama 180 – 300 menit ( kurang lebih 25-40 tetes per menit).
Untuk Total Parenteral Nutrisi : 500-1000 mL dikombinasikan dengan larutan dektrosa atau larutan lainnya dan diberikan selama 24 jam lewat vena sentral. Dosis dapat disesuaikan bergantung umur, gejala, dan berat badan.
Kontra Indikasi :
Pasien dengan gangguan ginjal berat ( jumlah cairan yang cenderung berlebih dan kondisi pasien bisa memburuk. Urea dan metabolit asam amino lain bisa bertahan, yang mana bisa memperburuk kondisi klinis pasien).
Pasien dengan metabolisme asam amino yang abnormal (karena asam amino yang diberikan tidak dimetabolisme dengan adekuat, kondisi klinis pasien bisa menjadi buruk).
Perhatian :
Hati-hati diberikan pada : Pasien dengan asidosis berat, pasien dengan gagal jantung kongestif.
Penggunaan untuk Anak : Belum ada pengalaman pemberian Aminoleban Infus pada anak-anak.
Efek Samping :
Kemerahan pada kulit atau reaksi hipersensitif yang lain jarang dilaporkan dan pemberian harus dihentikan bila ditemukan tanda-tanda seperti diatas.
Saluran cerna : mual dan muntah bisa terjadi
Pemberian dosis besar dan cepat : Asidosis bisa terjadi setelah pemberian Aminoleban Infus dalam dosis besar dan cepat.
Lainnya : Menggigil, demam, sakit kepala dan nyeri vaskuler bisa terjadi.