| |
Jakarta, 27 Mar 2009
Pertimbangan Nutrisi Pada Penyakit Paru
Ada hubungan timbal balik antara fungsi paru dan nutrisi. Penyakit paru sering menyebabkan terjadinya defisit nutrisi, dimana status nutrisi yang jelek akan mempengaruhi fungsi paru. Pada kegagalan nafas akut pemberian nutrisi dapat memberikan dukungan pada pertukaran gas dan kemampuan untuk menghentikan penderita dari kebutuhan ventilasi mekanikal. Intervensi nutrisi yang spesifik tergantung pada tipe kegagalan pernafasan yang ditemukan. Tujuan mendasar dari dukungan nutrisi tersebut adalah untuk memberikan nutrien yang adekuat untuk mendukung fungsi paru yang optimal.1
Kehilangan berat badan dan massa otot tubuh merupakan hal yang umum dijumpai pada individu dengan penyakit paru obstruktif menahun (PPOM) dan berhubungan erat dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas.2 Banyak peneliti telah melaporkan adanya peningkatan pemakaian energi pada penderita PPOM sekitar 15% sampai 20% diatas normal. Berdasarkan rumus Harris-Benedict, kebutuhan energi adalah sebesar 1.5 kali dari pemakaian energi sewaktu istirahat pada penderita dengan kehilangan berat badan. Asupan protein yang dianjurkan pada penderita PPOM yang stabil adalah 1 sampai 1.5 gram/kg berat badan/hari.3
Sindroma kesukaran pernafasan akut (Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS) akan menyebabkan deplesi nutrisi melalui keadaan hipermetabolik, katabolik, dan proses inflamasi yang berhubungan dengan penyakit kritis. Defisit nutrisi akan menyebabkan perubahan produksi surfaktan, mengurangi kemampuan pernafasan, mengurangi kontraktilitas dan massa otot pernafasan, dan fungsi imunitas, serta secara potensial akan menghalangi usaha untuk menghentikan kebutuhan penderita akan ventilasi mekanik.4 Kebutuhan energi pada ARDS berkisar antara 25 sampai 30 kkal/kg berat badan dan kebutuhan protein secara umum adalah 1.5 sampai 2.0 gram/kg berat badan/hari.
Banyak penderita dengan kegagalan pernafasan mempunyai fungsi gastrointestinal yang masih bagus untuk menerima makanan enteral sewaktu asupan oral tidak mencukupi kebutuhan nutrisinya. Formula enteral yang diperkaya dengan asam lemak tidak jenuh rantai panjang (LC-PUFA), eicosapentaenoic acid (EPA) dan gamma-linolenic acid (GLA), dan antioksidan, termasuk vitamin E, vitamin C, karoten, selenium, dan taurin, akan memberikan hasil yang baik pada penderita ARDS.5
Pemberian nutrisi parenteral pada penderita dengan PPOM dan ARDS akan berpotensi terjadinya kelebihan pemberian makanan (overfeeding), oleh karena itu jumlah kalori yang diberikan terutama dari sumber karbohidrat harus benar-benar menjadi perhatian yang ketat dan jumlah tetesan infus karbohidrat tidak boleh melebih kecepatan 5 mg/kg berat badan/menit.3
Malnutrisi sering menyertai penyakit paru, mengurangi kualitas hidup dan meningkatkan kematian. Perubahan metabolik yang terjadi pada kegagalan pernafasan akut dan kronis dipengaruhi oleh jenis dan jumlah nutrien yang diberikan, oleh sebab itu tujuan terapeutik dalam dukungan nutrisi pada kegagalan pernafasan harus diusahakan untuk mencapai status nutrisi yang optimal dengan memberikan nutrisi yang seimbang untuk mencegah kelebihan pemberian makanan (overfeeding).
Referensi :
- Armenti VT, Worthington P. Nutritional Implications of Selected Medical Conditions – Practical Aspects of Nutritional Support – by Patricia H.Worthington, Elsevier Saunders 2004.
- Schols AM, Wouters EF. Nutritional abnormalities and supplementation in chronic obstructive pulmonary disease, Clin Chest Med 21(4):753-762, 2000.
- Hogg J, Klapholz A, Reid-Hector J. Pulmonary disease. In Gottschlich MM, editor : The science and practice of nutrition support, Dubuque, Iowa, 2001, Kendall/Hunt.
- Mizock BA. Nutritional support in acute lung injury and acute respiratory distress syndrome, Nutr Clin Pract 16(6):319-328, 2001.
- Gadek JE et al. Effect of enteral feeding with eicosapentaenoic acid, gamma-linelenic acid, and antioxidants in patients with acute respiratory distress syndrome, Crit Care Med 27(8):1409-1420, 1999.
Dr. Philip Darmawan, MKT
Medical Advisor
Email : pdsony@ho.otsuka.co.id
|
|